Kamis, 01 September 2016

5 Hal yang Harus Ada Dalam Tokoh Fiksimu

Tags

Tokoh cerpen maupun tokoh novel adalah hal yang mutlak harus ada dan harus jelas karakternya. Sehingga orang yang membacanya pun paham mana tokoh utama mana yang bukan. Mana yang jagoan mana yang musuh. Mana yang sebagai pendamping tokoh utama mana yang hanya sebagai figuran. Tanpa membuat karakter yang kuat maka ceritamu tidaklah dapat berkesan di hati pembaca. Mereka yang telah menulis cerpen ataupun novel dengan karakter tokoh-tokohnya kuat pastilah disukai pembaca. Berikut 5 hal yang harus kamu perhatikan dalam tokoh cerpenmu.

5 Hal yang Harus Ada Dalam Tokoh Fiksimu

Gender Main Character


Laki-laki atau perempuan nih tokoh utamanya? Berbeda loh cara menuliskan keduanya. Jika kamu adalah laki-laki tentu lebih mudah menuliskan karakter tokoh utama jika itu laki-laki. Begitu juga sebaliknya. Namun, saat kamu mencoba menuliskan karakter tokoh utama perempuan, kamu tidak bisa menuliskannya layaknya laki-laki.

Dalam banyak hal, penulis pemula sering sekali teledor. Dimana pun, ceroboh atau tidak, karakter tokoh utama perempuan cenderung lebih teliti dalam kehidupan sehari-hari. Aneh jika kamu tidak pernah menceritakan tokoh utama perempuanmu berdandan, memegang sisir, memakai make-up, lipstik, dan hal lain yang erat kaitannya dengan perempuan. Bahkan jika tokoh utama perempuanmu itu tomboi sekali pun, minimal dirinya harus bergelut dengan hal-hal yang berkaitan dengan perempuan. Jadi, tentukan dulu nih, mau perempuan atau laki-laki sebagai tokoh utamanya.

Physical Paradox


Dalam tutorial yang pernah dijelaskan Raditya Dika, semakin unik tokoh dalam ceritamu maka semakin menarik. Baginya, sudah biasa tokoh dengan karakter kutu buku itu digambarkan dengan fisik memakai kaca mata. Namun sangat jarang ada penulis yang menggambarkan sebaliknya. Kutu buku dengan badan kekar dan bertato misalnya. Ini dinamakan fisik yang terbalik.

Dalam sebuah cerita, sebisa mungkin kita sebagai penulis membuat pembaca ingat sekali dengan apa yang kita ceritakan. Apakah itu latarnya (setting), apakah itu plotnya, apakah itu tokoh-tokohnya. Tulisan yang baik setidaknya memiliki satu saja hal unik dari ketiga hal yang sudah di sebutkan. Bagi saya, tokoh unik cukup sulit. Ini tergantung dari penulis masing-masing. Saya sendiri memilih plot yang unik agar pembaca ingat sekali dengan cerita yang saya buat. Sehingga mereka bisa membedakan cerita yang saya buat dengan cerita orang lain.

The Routine


Adegannya keren, tapi tidak satupun mencirikan kebiasaan karakter tokoh utama. Itu bisa berbahaya. Tokoh utama setidaknya punya kebiasaan yang diceritakan berulang-ulang di dalam ceritamu. Semisal, dia suka minum kopi di sore hari dengan merek kopi tertentu. Setelah pembantunya menyuguhkan kopi dengan merek lain, dia marah-marah. Atau dia punya kebiasaan menggaruk kepala bagian belakang jika menutupi kebohongannya.

Buatlah sebisa mungkin rutinitas kebiasaan yang menonjol. Entah sebagai hal yang memperkuat karakter tokoh utama atau sebaliknya. Cerita Sherlock Holmes memiliki kebiasaan unik saat mulai menginvestigasi kasus-kasus kejahatan. Jika kamu pernah membacanya kamu pasti tahu persis apa yang akan dilakukan tokoh utama dalam proses menyelesaikan kasus yang ada. Itulah yang harus ada dalam karakter tokoh utamamu.

Hate and Love


Ini sepele tapi tetap harus diperhatikan loh. Karakter tokoh utama harus memiliki rasa benci dan cinta terhadap sesuatu. Entah itu terhadap tokoh lainnya, hal yang dia lakukan sekarang ini, atau apa pun yang bersifat kebendaan. Misalnya, tokoh utama suka sekali dengan kucing. Tapi membenci kucingnya yang suka merusak barang. Tokoh utama suka sekali bersosialisasi. Tapi membenci jika kebaikannya disalah artikan oleh tokoh lain. Cobalah membentuk karakter tokoh utamamu dengan membuat daftar apa yang dia benci dan apa yang dia sukai.

Past and Future


Nah, yang terakhir ini sangat penting yaitu, masa lalu dan masa depan tokoh utama. Cerita yang menarik adalah cerita dimana tokoh utama mengenang atau mengingat kejadian masa lalunya. Atau masa lalunya telah membuatnya menjadi seperti sekarang ini. Selain itu, tokoh utama menginginkan masa depan yang seperti apa sedangkan tokoh utama membutuhkan masa depan yang seperti apa. Paham ya? Misalnya tokoh utama menjadi sangat pendendam terhadap wanita karena masa lalunya ditinggalkan oleh kekasihnya karena alasan yang tidak jelas. Kemudian dirinya ingin masa depannya tetap menyendiri hingga akhir hayatnya padahal dirinya sendiri membutuhkan kekasih yang bisa menyembuhkan luka hatinya di masa lalu.

5 Hal yang Harus Ada Dalam Tokoh Fiksimu

Sudah siap membuat tokoh utamamu menjadi lebih menarik? Cobalah terapkan perlahan lahan satu saja di setiap satu cerita. Tentu untuk cerpen memungkinkan tetapi untuk novel, cobalah terapkan minimal 3 hal diatas agar tokoh utamamu memiliki karakter yang kuat dan menarik.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon